Ada 10 poin penting yang wajib diketahui sebelum Anda melatih karyawan baru. Entah untuk tujuan safety induction maupun pelatihan biasa.

Credit to Inc(dot)com

Dalam training karyawan baru, ada banyak hal yang perlu diperhatikan, termasuk safety dan induction.

Terlebih jika Anda membuat usaha yang baru seumur jagung dan ingin melakukan training karyawan baru, tentu keduanya merupakan hal penting yang perlu diperhatikan.

Walaupun begitu, banyak pula hal-hal lain yang perlu diperhatikan agar training karyawan baru sukses terlaksana.

Apa saja sih yang dibutuhkan untuk training karyawan baru? Serta bagaimana cara menerapkan safety dan induction ketika training karyawan baru?

Simak 10 poin-poin rangkuman dibawah ini:

Memberi Daftar Apa Saja yang Harus Dipelajari


Hal yang terpenting ketika melakukan training karyawan baru adalah menentukan pekerjaan apa saja yang harus dilakukan oleh masing-masing karyawan.

Jika karwayan baru juga dilatih untuk melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan posisi yang ia daftar, tentu karyawan tersebut akan merasa terbebani, yang pada akhirnya akan menurunkan kinerja karyawan tersebut.

Jangan pula biarkan seorang karyawan lebih focus ke pekerjaan sampingan ketika training.

Hal ini akan memperlambat kemampuan karyawan baru tersebut dalam mempelajari pekerjaan utamanya.

Praktik

Setelah mempelajari teori pekerjaan, karyawan baru diwajibkan untuk mempraktikkan apa saja yang telah ia pelajari. Pada akhirnya, yang akan dilakukan seorang karyawan dalam pekerjaan apapun selalu ada hubungannya dengan praktik.

Di masa modern ini, tentu saja ada pilihan baru untuk melakukan training terhadap karyawan. Untuk masalah praktik, karyawan dapat mencoba melakukannya dengan menggunakan VR atau AR training.

Jenis training ini akan memudahkan karyawan karena karyawan baru dapat menggunakan aplikasi khusus serta VR headset, yang akan menggambarkan kejadian asli ketika sedang berada di lapangan.

Mendengarkan Ide Mereka

Credit to drugfree(dot)org

Setiap orang pasti mempunyai ide atau gagasan masing-masing, begitu pula dengan karyawan baru.

Bagi karyawan baru, terlebih yang sudah menjalani praktik kerja, biasanya mempunyai ide sendiri untuk mengembangkan bisnis di tempat mereka kerja.

Ada baiknya jika ide dari karyawan baru tersebut didengar oleh perusahaan. Jika ide tersebut diterapkan di dalam perusahaan, tentu karyawan baru akan makin semangat bekerja.

Membuat Tujuan yang Pasti

Apakah tujuan dari pekerjaan ini? Hal tersebut harus dikenalkan kepada karyawan baru dan apa dampak yang akan diperoleh dari tujuan tersebut.

Perusahaan akan merasa aman karena karyawan telah mengetahui tujuan dari perusahaan tersebut, begitu pula dengan karyawan.

Karyawan merasa nyaman karena tahu apa tujuan pekerjaannya dan apa yang diinginkan oleh perusahaan. Hal ini pun juga dapat meminimalisir kesalahan dalam suatu pekerjaan.

Perkenalkan Karyawan Pada Teknologi Baru

Semakin hari, perkembangan teknologi tentunya semakin maju. Jika sebuah perusahaan tidak rajin mempelajari teknologi baru tersebut, bisa jadi suatu hari perusahaan tersebut akan kalah saing dengan perusahaan yang bergerak di bidang yang sama.

Karyawan baru perlu diberikan pengetahuan tentang teknologi terbaru, seperti misalnya VR dan AR yang sangat berguna bagi efisiensi perusahaan. Selain untuk efisiensi perusahaan, VR dan AR juga dapat menjadi industry keselamatan kerja.

Jangan Membandingkan

Waktu dulu Anda bekerja pertama kali, bagaimana perasaan Anda jika atasan membanding-bandingkan Anda dengan rekan kerja yang lain? Tentu rasanya tidak enak, bukan? Membandingkan satu karyawan dengan karyawan lainnya jangan dilakukan kepada karyawan baru, agar mereka tidak merasa terbebani dan nyaman.

Fokus dengan Membangun Kerjasama Tim

Team Building. Credits to rapjumping(dot)com

Selain kemampuan individual, kemampuan untuk bekerjasama dengan tim juga sangat diperlukan. Kerjasama tim dapat dibentuk ketika training karyawan ini. Memasuki sebuah perusahaan baru, tentunya diperlukan adaptasi karena para karyawan baru tidak kenal satu sama lain. Maka itu, membangun kerjasama tim harus difokuskan dalam training karyawan baru.

Memberi Feedback Secara Berulang-Ulang

Credits to Atlassian(dot)com

Tentunya, karyawan baru berharap mendapat feedback serta saran dari atasan. Hal ini dilakukan agar karyawan baru tersebut mengetahui letak kesalahan yang ia lakukan. Memberikan feedback berulang-ulang juga tidak menutup kemungkinan akan meningkatkan kualitas pekerjaan karyawan.

Jika Ada Masalah, Segera Evaluasi

Credits to Coe(dot)Int

Selain memberikan feedback, evaluasi pun tidak kalah pentingnya. Setiap evaluasi juga harus dilakukan secara mendalam atau detil, agar karyawan mengetahui kesalahannya dan cara menanggulanginya. Tanpa adanya evaluasi, kualitas karyawan pun akan tetap berada di tingkat yang sama.

Berikan Penghargaan Untuk Tim Beserta Anggotanya


Menjalani training karyawan baru tentunya tidak menutup kemungkinan untuk mendapat penghargaan.

Berilah penghargaan kepada karyawan baru yang telah menerapkan safety dan induction ketika training ini sedang terjadi.

Selain hal ini dapat membuat penerima hadiah senang, ini juga dapat dijadikan contoh bagi para karyawan lain untuk dilakukan dikemudian hari.

Itulah 10 poin penting dalam training karyawan baru. Banyak hal-hal baru yang bisa jadi baru Anda pelajari, bukan?

Dengan adanya Industri 4.0, tentu ada teknologi yang dapat membantu perusahaan dalam melakukan training karyawan baru yang bersifat safety dan induction, yaitu Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR).

Tertarik melihat demo bagaimana training VR & AR membantu bisnis Anda? Silahkan cek disini ya.

Ditulis oleh Toska D. Andana

Dapatkan Virtual Reality & Augmented Reality Terbaik untuk Bisnis Anda

Konsultasi gratis dari Smarteye untuk kebutuhan VR dan AR Bisnis anda.

Write a Comment ...

Konsultasi Gratis, untuk Anda

Beragam fitur Virtual dan Augmented Reality telah kami sediakan untuk berbagai tujuan dan kebutuhan. Ketahui mana yang terbaik untuk anda secara cuma-cuma.