Sebagai tonggak masa depan bangsa, pendidikan patut mendapat perhatian khusus. Saat pandemi pun, dunia pendidikan sempat heboh dengan belajar online atau daring yang tak kunjung berakhir. Banyak yang protes karena dirasa tidak efektif dan melelahkan. Pemerintah, khusunya kementerian pendidikan pun coba menggalakkan AR Kemendikbud.

Teknologi Augmented Reality (AR) yang diadaptasi dalam platform bernama Rumah Belajar diharapkan dapat membuat para siswa merasa lebih seru dan tidak bosan. Belajar di rumah pun jadi makin nyaman dan mengundang antusiasme. Bagaimana kelanjutannya?

Lihat juga; “Penggunaan VR dan AR untuk Pendidikan”

Informasi Penting Seputar Konten AR dari Kemendikbudristek

Belajar Lebih Atraktif

AR kemendikbud untuk solusi pembelajaran jarak jauh
Foto oleh Charlotte May dari Pexels

Sebagaimana yang dikeluhkan kebanyakan siswa dan guru, pembelajaran jarak jauh atau PJJ, cenderung membuat siswa bosan dan tidak paham materi pelajaran. Kini, platform Rumah Belajar dengan AR Kemendikbud berusaha memberi jawaban dengan konten pembelajaran yang lebih atraktif. Inovasi dan pengembangan materi menjadi fokus utama. Augmented reality akan mendorong siswa untuk merasa tetap berhubungan seperti dengan dunia nyata seperti video atau audio 3D.

Bukan yang Pertama

Fenomena alam bisa dijelaskan lebih gamblang dengan AR Kemendikbud
Foto oleh Charlotte May dari Pexels

Meski menjadi inovasi yang sangat membantu. AR Kemendikbud berupa platform Rumah Belajar bukanlah yang pertama. AR untuk pendidikan lainnya sudah banyak yang membantu siswa memahami berbagai mata pelajaran. Teknologi berbasis video dan animasi akan mendorong siswa untuk punya imajinasi lebih luas dan kreatif. Apa saja memang yang bisa dinikmati dari AR pendidikan?

Tidak semua benda atau fenomena alam semesta bisa kita lihat. Apalagi jika benda-benda itu berukuran sangat kecil seperti atom. Dalam mata pelajaran kimia, atom biasanya hanya digambarnya dengan gambar 2 dimensi yang statis. Dengan teknologi AR Kemendikbud, atom dan berbagai konfigurasinya bisa disimulasikan dengan lebih nyata.

Lihat juga: Masa Depan Pendikan dengan AR

Selain atom, AR Kemendikbud juga berpotensi untuk menjelaskan anatomi makhluk hidup. Dahulu mengenalkan anatomi makhluk hidup menggunakan papan 3 dimensi berbentuk relief. Kini, kita bisa menggunakan media berbasis AR untuk menjelaskan peran dari masing-masing organ tubuh. Tentu, teknologi AR mampu memberikan gambaran yang lebih nyata, organ yang bergerak, makanan yang sedang diproses oleh lambung, hingga proses pernafasan di paru-paru.

Masa Depan Pendidikan

Belajar jarak jauh dengan Augmented Reality
Foto oleh Max Fischer dari Pexels

Tidak ada yang bisa menjamin kapan berakhirnya pandemi. Harapan berakhir tentu ada, tapi kita tidak boleh berpangku tangan. Adaptasi kebiasaan baru menjadi pilihan yang memungkinkan. Belajar jarak jauh bisa menjadi pilihan baru bagi siswa yang memang lebih nyaman belajar di rumah.

Jika dulu ada home schooling, kini kita punya pembelajaran jarak jauh. Serupa tapi tak sama, berbeda tapi punya tujuan yang sama. Memberikan lentera bagi anak bangsa. Ada banyak dampak positif dari belajar di rumah. Siswa tidak kelelahan dan lebih banyak punya waktu bersama orang tua dan keluarganya. Soal materi pelajaran, waktu akan membuktikan bahwa mereka tidak akan ketinggalan dengan belajar di sekolah. Jadi! Anda pilih yang mana?

Dapatkan Virtual Reality & Augmented Reality Terbaik untuk Bisnis Anda

Konsultasi gratis dari Smarteye untuk kebutuhan VR dan AR Bisnis anda.

Write a Comment

Konsultasi Gratis, untuk Anda

Beragam fitur Virtual dan Augmented Reality telah kami sediakan untuk berbagai tujuan dan kebutuhan. Ketahui mana yang terbaik untuk anda secara cuma-cuma.