Cara Mencegah Cybersickness Karena Terlalu Lama Menatap Layar

Cara Mencegah Cybersickness Karena Terlalu Lama Menatap Layar

Pernahkah kamu tiba-tiba merasa mual dan pusing saat berada di depan layar komputer? Kemungkinan besar, kamu mengalami cybersickness. Kondisi ini adalah gejala yang ditimbulkan akibat terlalu lama menatap layar gadget. Tak cuma komputer atau laptop, tapi smartphone ataupun tablet juga dapat menyebabkan cybersickness. Tak hanya itu, menatap kacamata VR juga bisa menyebabkan efek pusing dan mual. 

Gejala cybersickness yang umumnya dirasakan ialah mual. Selain itu, pusing atau sakit kepala juga menjadi gejala yang banyak dialami. Kamu jadi sulit untuk konsentrasi kembali. Ketegangan mata juga biasanya dirasakan yang kemudian menyebabkan mata kering, iritasi maupun pandangan berbayang. Terakhir, kalau sudah terlalu lama memandang layar, kamu bisa merasakan sakit kepala, pegal-pegal di area bahu dan leher. Gejala lainnya yang mungkin dirasakan ialah rasa kantuk dan keringat berlebih. Lantas bagaimana cara mencegahnya? Artikel ini akan membahasnya lebih lanjut. Simak di bawah ini! 

Gerakkan Badan Efektif Kurangi Cybersickness

ciri-ciri Cybersickness
Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Sering kali, kita lupa waktu selama bekerja di depan komputer. Semenjak adanya pandemi COVID-19, work from home sudah menjadi bagian dari gaya hidup baru. Saat segala pekerjaan kantor dirumahkan, waktu menjadi semakin tidak terasa. Mulai dari meeting online, webinar hingga berbagai acara virtual lainnya semakin banyak dilangsungkan. Langkah pertama untuk mengurangi resiko cybersickness adalah dengan mengerakkan badan sesekali. Kamu bisa bangkit dari tempat duduk untuk berjalan–jalan sesekali ataupun stretching. Hal ini juga dapat membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi kram otot. 

Lihat juga: “Cara Melihat 3D Animals dari Google Search

Istirahatkan Mata

Sama halnya seperti badan, mata juga butuh istirahat. Memandangi layar secara terus menerus apalagi dalam waktu yang cukup lama dapat membuat mata tegang. Nah, ketegangan inilah yang memicu cybersickness. Sibuk adalah hal yang tak bisa dipungkiri, tapi jangan lupa kalau mata juga punya hak untuk istirahat ya!

Menurut dokter Starr, meminimalisir kelelahan mata karena terlalu lama menatap layar bisa dengan menggunakan metode 20-20-20-20. Metode ini bisa kamu coba dengan melihat benda berjarak 20 kaki selama 20 detik setiap 20 menit sekali. Kamu juga bisa basahi mata dengan menutup mata selama 20 detik atau berkedip sebanyak 20 kali ya. Apabila mata kering dan lelah, kamu bisa gunakan bantuan obat tetes mata yang bebas pengawet. Selain itu, perhatikan pula posisi layar komputer yang kamu pakai. Usahakan agar layar sedikit lebih rendah daripada mata kamu. Pandangan mata yang tertunduk akan mengurangi resiko mata kering. Mudah bukan?

Kurangi Paparan Cahaya Biru 

Tahukah kamu? Tiap layar gadget memancarkan radiasi cahaya biru. Cahaya biru dengan dosis yang cukup tinggi dapat memicu kerusakan pada sel-sel sensitif cahaya di retina. Jika hal ini terjadi, kesehatan mata dapat terganggu. Nah, inilah yang mendorong terjadinya cybersickness. Gunakan kacamata anti radiasi atau atur pencahayaan layar agar tidak terlalu terang. Dengan demikian, mata bisa terhindar dari rasa lelah dan kerusakan jangka panjang. 

Buat To-Do-List

To Do List untuk cegah cybersickness
Foto oleh Francesco Ungaro dari Pexels

Mungkin langkah yang satu ini terdengar tidak memiliki hubungan langsung dengan pencegahan cybersickness. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, budaya work from home telah merubah banyak hal. Sering kali kita lupa waktu saat bekerja dari rumah dan tidak dapat membedakan waktu kerja dan waktu istirahat. Terlebih, area yang biasanya dipakai untuk istirahat di rumah menjadi area kerja pula. Hal ini dapat menyebabkan bertambahnya jam kerja menjadi lebih lama daripada saat bekerja di kantor. 

Membuat to-do-list atau daftar pekerjaan yang harus diselesaikan berdasarkan prioritas dapat meminimalisir resiko jam kerja berlebih. Kamu dapat mengatur ritme dan durasi kerja yang wajar. Waktu istirahat menjadi lebih jelas pula ya. Jam kerja yang wajar dan istirahat yang cukup diharapkan dapat menjauhkanmu dari resiko cybersickness.


Itulah berbagai cara untuk mengatasi cybersickness. Kamu bisa coba terapkan salah satu atau ketiganya untuk mengurangi resiko gangguan kesehatan jangka panjang. Dengan cara di atas, kamu bisa jadi lebih sehat dan produktif. Kalau kamu tertarik dengan informasi seputar teknologi lainnya, kamu bia kunjungi situs smarteye.id dengan klik di sini

Cara Mencegah Cybersickness Karena Terlalu Lama Menatap Layar

Nada Syafira

Jakartans who writes in exchange for mouth-watering delicacies by weekdays. A whimsical wanders who travels by weekend.

Related Content