Cara Cegah Mabuk Pasca Menggunakan Kacamata Virtual Reality

Bermain game menggunakan kacamata Virtual Reality tidak hanya mengasyikan, namun bisa menyebabkan efek ‘mabuk’ pasca pemakaian

mabuk setelah memakai VR_motion sickness_smarteyeid_teshdotcom

 

Bermain game atau melihat konten melalui perangkat kacamata VR memang mengasyikan. Namun ada kalanya, beberapa faktor konten dan teknis dapat menyebabkan pengguna ‘mabuk’ setelah penggunaan.

Gejala ‘mabuk’ atau sickness motion pasca pemakaian perangkat kacamata VR berupa berupa pusing, mual dan disorientasi arah.

Dapatkan Virtual Reality & Augmented Reality Terbaik untuk Bisnis Anda
Konsultasi gratis dari Smarteye untuk kebutuhan VR dan AR Bisnis anda

Salah satu penyebab gejala ini ialah sudut 360 derajat di dalam konten VR. Alasannya, pengguna dapat dibuat ‘lupa’ akan keberadaan di dunia nyata dan menganggap dirinya berada di dunia di dalam ruang kacamata VR. Namun hal ini tidak sepenuhnya benar.

Penyebab dari sickness motion pasca memakai kacamata VR dapat sebenarnya tak lain disebabkan oleh konten dan perangkatnya itu sendiri. Simak tips jitu dari SmartEye untuk mencegah gejala ‘mabuk’ pasca memakai perangkat kacamata VR;

 

 

Pilih Konten  Berkualitas

Antusias penggemar konten format Virtual Reality semakin tinggi setiap tahunnya. Hal ini membuat banyak pengembang berlomba-lomba memproduksi konten Virtual Reality.

Sayangnya, tidak semua konten-konten dalam Virtual Reality diiringi oleh kualitas yang layak untuk dilihat dalam sudut 360 derajat. Seperti resolusi video 360 yang rendah.

Anda dapat memilih konten berkualitas dan resolusi tinggi yang disedikan secara resmi melalui store yang disedikan oleh masing-masing merk Virtual Reality yang anda miliki.

Perangkat Kacamata VR dengan Spesifikasi Tinggi

Perangkat kacamata VR yang dijual murah memang menggiurkan. Namun, perangkat kacamata VR yang murah sering kali tidak menyediakan pengaturan ukuran dan jarak lensa. Hal inilah yang dapat menyebabkan anda pusing, bahkan mual (sekalipun konten yang anda pilih berkualitas).

Jangan lupa juga untuk mengatur tingkat kecerahan perangkat agar tidak membuat mata anda lelah selama pemakaian perangkat VR.

 

Duduk saat Menggunakan Kacamata VR

Walaupun anda sedang bermain gim simulasi paralayang, atau gim apapun yg memerlukan anda untuk berjalan, ada baiknya anda tidak ikut-ikutan bermain dengan posisi tersebut. Bermain dengan posisi selain duduk dapat meningkatkan kemungkinan anda mual dan pusing pasca pemakaian kacamata VR. Posisi duduk di kursi atau sofa merupakan posisi paling aman untuk menghindari sickness motion. 

Selain duduk, anda juga disarankan untuk tidak melakukan banyak gerakan ekstrem secara berurutan.

Ingatkan Otak ‘Anda Sedang Bermain VR’

Pada dasarnya, bermain VR mengakibatkan otak anda mengirikan sinyal ‘palsu’ keseluruh tubuh, mengingat otak menganggap ‘apa yang dilihat’ adalah kenyataan. Menyugestikan otak anda bahwa anda sedang bermain VR merupakan salah satu cara efektif menghindari sickness motion.

 

Sebenarnya efek ‘mabuk’ atau sickness motion ini dialami oleh hampir semua orang. Hal ini terutama terjadi ketika masih awal menggunakan VR. Namun jika terbiasa, sebenarnya tidak akan menimbulkan efek samping apapun.

Jika ada memang termasuk ke dalam orang yang hobby menggunakan kacamata VR, sensasi mabuk dan pusing tentu sudah menjadi hal yang biasa dan bukan lagi menjadi penghalang untuk merasakan pengalaman seru yang didapatkan melalui kacamata Virtual Reality ini.

Namun jika anda tetap saja mengalami sickness motion ini, tidak ada salahnya jika anda menerapkan beberapa tips diatas sebelum menggunakan menikmati konten VR pilihan anda.

Post Author: Atikah

Content, SEO and Digital Marketing officer of SmartEye.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *