Simak Cerita Sukses 5 Industri Manufaktur Terapkan Teknologi AR

Simak Cerita Sukses 5 Industri Manufaktur Terapkan Teknologi AR

Beberapa tahun belakangan ini, augmented reality manufaktur mulai banyak digunakan. Apa itu augmented reality (AR)? Mengapa banyak digunakan di industri manufaktur? Sebenarnya, AR sudah sering digunakan di kehidupan sehari-hari. Selain itu, sudah banyak pula perusahaan dunia terkenal yang sudah menggunakan augmented reality manufaktur.

Informasi Penting Terkait Penggunaan Augmented Reality Manufaktur untuk Kamu!

Salah satu contoh penggunaan AR pada kehidupan sehari-hari adalah filter yang ada di media sosial. Tentunya kamu pasti pernah menggunakan media sosial seperti Instagram dan TikTok, bukan? Saat ingin memposting foto, kamu pasti sering bermain-main dengan filter lucu yang tersedia. Filter tersebut sebenarnya menggunakan teknologi AR.

Walaupun terlihat mahal, sebenarnya biaya yang dikeluarkan untuk penggunaan augmented reality manufaktur dapat kembali dalam waktu kurang dari 6 bulan! Ini karena efisiensi yang dihasilkan dari augmented reality, sehingga perusahaan akan mendapatkan untuk beberapa kali lipat dari biasanya. 

Ada 5 perusahaan yang telah memanfaatkan teknologi augmented reality manufaktur untuk mengembangkan usahanya. Perusahaan apa saja dan apa yang dilakukan dengan augmented reality ya? Yuk, simak ceritanya di bawah ini!

Thyssenkrupp

augmented reality manufaktur
Source: Reuters

Thyssenkrupp merupakan sebuah perusahaan asal Jerman yang berfokus pada teknik industri dan baja. Perusahaan ini sudah berdiri semenjak 21 tahun yang lalu, dan baru-baru ini mulai menggunakan teknologi augmented reality manufaktur. Thyssenkrupp menggunakan Microsoft HoloLens untuk mendesain bagian-bagian rumah.

Microsoft HoloLens sendiri merupakan sebuah kacamata AR yang mampu membuat hologram sehingga dapat ‘mengubah’ kondisi di dunia nyata. Dengan begini, designer dapat melakukan pekerjaannya dengan cepat. Alat ini akan mengukur suatu bagian rumah secara otomatis dalam bentuk 3D dan data ini akan langsung dikirim ke tim manufaktur.

Nantinya, designer dan tim manufaktur dapat berdiskusi secara langsung (real-time) mengenai produk yang mereka desain. Karena itu, dengan bantuan AR, sebuah keputusan dapat dengan cepat diambil dan akan memuaskan konsumen karena kecepatan dalam pengerjaan.

Boeing

augmented reality manufaktur
Source: Pasar Dana

Siapa yang tidak mengenal perusahaan satu ini? Boeing merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai pesawat komersial. Pesawat yang pernah Anda naiki kemungkinan besar adalah rakitan dari perusahaan Boeing. Setelah adanya teknologi augmented reality, Boeing mulai menggunakan teknologi ini untuk membantu karyawan yang sudah melakukan AR training dalam mengerjakan sesuatu.

Sebelum ada AR, para perakit harus menggunakan grafik dan laptop untuk melakukan perakitan. Hal ini tentunya akan memakan waktu cukup lama karena para pekerja harus bolak balik melihat ke layar laptop mereka. Akhirnya, Boeing memutuskan untuk menggunakan perangkat lunak Google Glass and Skylight untuk merakit, serta aplikasi Upskill untuk mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan listrik dan kabel.

Setelah menggunakan AR, dikabarkan Boeing telah menghemat waktu untuk pengerjaan listrik dan kabel sebanyak 25% serta meminimalisir kesalahan hingga ke titik nol.

Range Rover

augmented reality manufaktur
Source: Sutter Builders

Range Rover merupakan sebuah produk mobil dari perusahaan Land Rover – perusahaan otomotif asal Inggris. Land Rover telah melakukan Kerjasama dengan Bosch dan REFLECT untuk membuat aplikasi AR yang terintegrasi untuk melakukan AR training. Tujuan utama dari kolaborasi adalah untuk melatih karyawan baru tanpa perlu membongkar dan memasang kembali bagian dashboard pada mobil.

Seperti bermain gim, karyawan hanya perlu melakukan bongkar pasang melalui iPad saja. Namun, dalam aplikasi tersebut, terlihat jelas dan akurat segala hal tentang sensor, listrik dan koneksi sehingga para pekerja bisa berinteraksi dengan setiap komponen. Dengan menggunakan AR, Land Rover telah berhasil melatih karyawan dalam waktu singkat dan menghemat biaya operasional.

Porsche

augmented reality manufaktur
Source: Auto Wise

Perusahaan otomotif kelas atas terkenal asal Jerman ini tidak ketinggalan mulai menggunakan teknologi AR. Bahkan, Porsche juga menamainya sebagai Porsche Production 4.0 yang menandakan keseriusan Porsche dalam mengembangkan metode dan teknologi baru. Untuk Porsche, augmented reality manufaktur digunakan sangat maksimal di bagian quality center. Porsche mendesain augmented reality sedemikian rupa hingga dapat mendeteksi akuransi dimensi, finishing permukaan mobil, dan hal-hal yang berpotensi bermasalah.

Caterpillar

augmented reality manufaktur
Source: Bloomberg

Caterpillar merupakan perusahaan penyedia mesin berat asal Amerika Serikat. Perusahaan ini telah menggunakan teknologi augmented reality manufaktur untuk mengerjakan tugas-tugas perawatan. Caterpillar memiliki aplikasi AR sendiri yang bekerja sebagai pembantu teknisi dalam melakukan pengecekan dan perawatan mesin.

Banyak hal yang dapat dilakukan melalui aplikasi ini, salah satunya dengan memfoto setiap langkah dari perawatan. Hal ini membantu para mekanik untuk melakukan perawatan mesin dengan lebih cepat dan mengurangi kesalahan-kesalahan yang kemungkinan bisa terjadi.

Ternyata, selain untuk merakit dan perawatan sebuah mesin, augmented reality di industri manufaktur juga dapat berperan untuk melakukan desain 3D serta melatih karyawan.

Kegunaan Augmented Reality Manufaktur Lainnya

Setelah mengetahui berbagai brand yang menggunakan augmented reality manufaktur di perusahaannya, kira-kira apa saja kegunaan AR lainnya di dalam industri manufaktur, ya? Yuk, baca selengkapnya di bawah ini!

Remote Expert Assistance

Teknologi AR memungkinkan penggunanya untuk tetap bisa tersambung secara online. Hal ini tentunya penting, terutama untuk industri manufaktur. Salah satu permasalahan yang biasa dihadapi adalah teknisi lapangan yang terjebak di suatu tempat, karena mesin yang digunakan rusak ditengah jalan. Kalau begini, tentu akan sulit jika perusahaan tidak terhubung dengan bagian reparasi secara langsung, bukan?

Dengan bantuan AR, teknisi lapangan dapat mengetahui sumber permasalahan dari mesin yang dikendarai dan dapat membenarkannya secara langsung. Pengguna tinggal mengarahkan kamera perangkat ke sumber masalah, dan akan muncul petunjuk untuk membenarkan mesin. 

Pelatihan dan Pengembangan

Dengan menggunakan augmented reality pada manufaktur, karyawan juga dapat mengikuti pelatihan serta program pengembangan secara langsung. Bantuan teknologi AR dapat membuat proses visualisasi menjadi lebih jelas, sehingga mempermudah proses pelatihan dan pengembangan.

Selain itu, pelatihan dan pengembangan menggunakan teknologi AR juga dapat membuat karyawan lebih memahami situasi.

Meningkatkan Produktivitas

Survey membuktikan bahwa penggunaan augmented reality di industri manufaktur juga dapat meningkatkan produktivitas. Bagaimana bisa? Salah satu contoh penggunaannya adalah menggunakan teknologi AR pada layanan customer service.

Dengan bantuan AR, konsumen yang membeli produk elektronik dan ingin mengeluh terkait produknya dapat langsung melihat digital overlay dari produk tersebut. Hal tersebut tentu saja memperpendek waktu yang dihabiskan di layanan customer service.


Banyak kegunaan augmented reality yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan manufaktur. Tertarik untuk mulai menggunakan teknologi AR di perusahaan kamu? smarteye.id bisa jadi pilihan yang tepat! Konsultasi gratis dan kustomisasi fitur sesuai keinginan. Tunggu apa lagi, hubungi sekarang juga!

Simak Cerita Sukses 5 Industri Manufaktur Terapkan Teknologi AR

Giska Adilah