Pernahkah Anda mendengar teknologi Augmented Reality? Tahukah Anda? Augmented Reality sudah sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Jadi, mungkin Anda pun pernah menggunakan teknologi ini sebelumnya. Lantas, apa itu Augmented Reality dan apa saja kegunaannya? Yang pasti, AR dapat menghindarkan pebisnis dari kerugian akibat dampak COVID-19. Penasaran? Check this out!

Augmented Reality adalah teknologi dimana seseorang mengalaminya melalui video dan audio 3D. Apakah ini terdengar sama dengan Virtual Reality atau VR? AR dan VR memang hampir sama, namun ada perbedaan besar di antara keduanya.

Jika Virtual Reality membawa seseorang ke dalam dunia berbeda untuk merasakannya, beda halnya dengan Augmented Reality. Teknologi AR berhubungan dengan dunia nyata. Contohnya, merk cat terkenal, Dulux, mempunyai sebuah aplikasi dimana seseorang dapat mengubah warna dinding rumahnya dalam seketika. Hal yang perlu dilakukan adalah mengarahkan smartphone Anda ke arah dinding yang ingin dicat ulang. Setelah itu, Anda hanya perlu memilih warna cat untuk dicoba dan warna dinding Anda akan berubah dalam seketika. Tentu saja, warna dinding Anda tidak betul-betul berubah di dalam dunia nyata, namun Anda dapat melihat perubahannya melalui aplikasi di smartphone Anda.

Augmented Reality juga dapat ditemukan pada media sosial seperti Instagram. Apakah Anda mempunyai akun Instagram? Jika ya, kemungkinan besar Anda pernah menggunakan teknologi AR. Pada fitur story di Instagram, Anda dapat melakukan selfie dengan berbagai macam bingkai atau disebut filter. Ketika Anda menggunakan fitur filter ini, wajah Anda tidak berubah sama sekali di dunia nyata, bukan? Hanya saja, wajah Anda berubah di layar smartphone. Itulah teknologi augmented reality, sebuah teknologi yang berhubungan dengan dunia nyata. Kedua contoh ini, membuktikan bahwa Dulux dan Instagram menggunakan AR interactive.

Selain contoh diatas, kira-kira apa lagi manfaat Augmented Reality ya?

Retail

Credit to unsplash

Semakin banyak bisnis yang bergerak di bidang retail menggunakan teknologi augmented reality, salah satunya merk cat Dulux, seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Selain Dulux, masih banyak merek yang menggunakan teknologi ini seperti Ikea, GAP, Amazon, Sephora, dan lain-lain. Mengapa banyak perusahan retail menggunakan augmented reality? Kebanyakan dari perusahaan ini berupaya memudahkan pembeli dan juga menarik orang untuk membeli produk mereka.

Ikea merupakan perusahaan yang sudah cukup lama menggunakan augmented reality, dimana calon pembeli dapat menggunakan aplikasi gratis untuk merasakannya. Ikea membuat aplikasi yang membuat Anda dapat menaruh produk Ikea di rumah Anda melalui teknologi augmented reality. Hampir mirip dengan aplikasi Dulux, Anda hanya perlu mengarahkan smartphone Anda ke ruangan yang Anda inginkan, dan menaruh perabotan di tempat yang Anda mau.

Dengan begini, calon pembeli dapat melihat apakah produk yang ia inginkan cocok untuk ditaruh di ruangan tersebut. Aplikasi ini sangat memudahkan pembeli, mengingat lokasi toko Ikea yang lumayan jauh dari pusat kota, sehingga calon pembeli diperkenankan untuk ‘mencoba’ produk tersebut di rumah. Melihat kondisi ini, tentu augmented reality adalah masa depan.

Selain lebih menarik pembeli, penggunaan teknologi Augmented Reality menjadi solusi bisnis di tengah pandemi COVID-19. Penerapan teknologi AR, juga dapat digunakan pada sektor bisnis lain, seperti department store, toko baju, sepatu dan sejenisnya. Pelanggan tak perlu datang ke toko untuk mengurangi kegiatan berkumpul agar virus COVID-19 tidak menyebar. Cukup dengan memindai (scan) gambar produk ke badan dan lihat apakah cocok atau tidak. Saat cocok, bisa dilanjutkan ke pembelian secara online. Tentu, jika ini bisa diwujudkan kerugian yang dialami industri ritel hingga Rp 250 triliun, akibat pembatasan karena COVID-19 bisa dihindari.

Potensi Augmented Reality tak cuma membantu industri besar. Dengan sinergi antara pemerintah dan dunia industri, UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dapat mengurangi kerugian dengan Augmented Reality. Tahun lalu saja, 47% UMKM mengalami kebangkrutan. Teknologi AR akan memungkinkan penjualan tetap normal, promosi tetap jalan, dan arus kas tetap lancar.

Sekolah Makin Seru, Augmented Reality adalah Pilihan

photo by Jessica Lewis from unsplash

Selain untuk kepentingan promosi produk dan pemasaran, augmented reality juga sangat berguna untuk menunjang pendidikan. Bayangkan, penyampaian materi pelajaran yang biasanya membosankan & bikin ngantuk dibuat jadi seru. Hanya dengan membuka halaman-halaman buku pelajaran dan mengarahkan gadget, maka materi pelajaran bisa dinikmati dengan lebih atraktif.

Melihat keseruan penyampaian materi dengan teknologi AR, tidak berlebihan jika kita berharap kualitas pendidikan akan meningkat. Siswa jadi lebih mudah paham. Selain itu, berbagai praktikum dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Kita semua tahu jika fasilitas pendidikan di Indonesia tidak lengkap. Nah, hanya dengan teknologi AR, fasilitas seperti alat-alat laboratorium bisa digantikan dengan konten AR. Tentu, tidak bisa semuanya, tapi setidaknya siswa mendapat pengalaman dan tidak cuma melihat gambar di buku.

Lihat juga: Mainan Edukatif dengan Augmented Reality

Dunia Kesehatan Butuh AR

photo by Bofu Shaw from unsplash

Tak cuma untuk pendidikan, AR juga sangat dibutuhkan dalam dunia kesehatan. Salah satunya untuk menjadi sarana edukasi/ pengenalan anatomi tubuh manusia dengan menggunakan animasi 3 dimensi sebagai medianya. Hal ini dapat menunjang dokter, perawat atau bahkan mahasiswa untuk mendapat gambaran mengenai posisi, bentuk hingga metode yang akan dilakukan apabila ingin melakukan tindakan medis.

Tidak berhenti di situ, Augmented Reality juga dapat membantu dokter berkonsultasi dan menangani pasien dari jarak jauh atau telemedicine. Dengan perangkat pendukung, tindakan medis pun memungkinkan dilakukan. Tentu hal ini sangat penting di masa pandemi saat ini. Dokter tak perlu lagi selalu was-was tertular virus, karena interaksi yang minim dengan pasien.

Augmented Reality adalah Masa Depan Traveling

Credit to unsplash

Anda suka traveling? Apa itu Augmented Reality? Apa hubungan kedua hal ini?

Traveling digemari banyak orang, tetapi apakah Anda pernah merasa kesulitan mencari jalan atau tidak mengerti suatu bahasa ketika pergi ke luar negeri? Tenang saja, sekarang sudah ada aplikasi yang akan membantu Anda jika menghadapi kedua hal tersebut.

Yang pertama, ada aplikasi keluaran Apple bernama ARTKit. Aplikasi ini hampir mirip dengan aplikasi navigasi pada umumnya. Bedanya, Anda dapat melihat rute dan penjelasan secara real-time melalui aplikasi ini. Misalnya, Anda pergi ke sebuah bandara, namun Anda tidak tahu harus pergi kemana. Jika Anda mengaktifkan aplikasi ini, sebuah garis akan muncul di smartphone Anda, yang akan mengarahkan Anda ke tempat tujuan. Selain itu, jika Anda mengarahkan smartphone Anda ke toko-toko, akan ada penjelasan singkat mengenai toko tersebut. Ini juga dapat disebut sebagai AR wayfinding. Menarik, bukan? Sayangnya, aplikasi ini hanya bisa didapat bagi pengguna produk Apple, yaitu iPad dan iPhone.

Yang kedua, Google membuat terobosan melalui Google Translate. Jika sedang pergi ke luar negeri dan menemukan tulisan dengan bahasa lokal di jalan, Anda tidak perlu mengetik di aplikasi tersebut untuk mengetahui artinya. Anda hanya perlu mengarahkan kamera smartphone ke tulisan itu, dan secara instan arti dari tulisan tersebut akan muncul di layar smartphone Anda. Berkat aplikasi Google Translate, Anda dapat traveling dengan aman dan nyaman.

Teknologi Augmented Reality sangat membantu dalam berbagai hal. Tentunya, Augmented Reality juga membantu usaha untuk berkembang. Contohnya, saat Anda punya bisnis make up dan perlengkapan kecantikan. Biasanya, masalah muncul saat orang akan membeli secara online, mereka kesulitan mencoba lipstik ataupun bedak. Mencoba make up sangat penting untuk menyesuaikan dengan warna dan tone kulit. Teknologi AR bisa membantu Anda. Beberapa brand seperti Wardah, L’oreal, Shopeee beauty cam, JDID, sudah membuktikan keberhasilan teknologi ini.

Apakah Anda pengusaha? Tertarik untuk mengembakan bisnis dengan teknologi AR? Pelajari lebih lanjut dengan menekan tombol di bawah ini:

Pelajari AR di Sini! 
 
[Ditulis oleh Toska Dhia A & Ubaidillah Pratama]

Dapatkan Virtual Reality & Augmented Reality Terbaik untuk Bisnis Anda

Konsultasi gratis dari Smarteye untuk kebutuhan VR dan AR Bisnis anda.

Write a Comment

Konsultasi Gratis, untuk Anda

Beragam fitur Virtual dan Augmented Reality telah kami sediakan untuk berbagai tujuan dan kebutuhan. Ketahui mana yang terbaik untuk anda secara cuma-cuma.