Inilah Museum yang Memanfaatkan Augmented Reality

Inilah Museum yang Memanfaatkan Augmented Reality

Augmented reality atau AR merupakan teknologi yang memproyeksikan sebuah objek virtual seperti gambar, tulisan, atau suara di dunia nyata. AR telah banyak digunakan seperti pada game Pokémon GO atau untuk edukasi pendidikan. Tidak hanya game dan edukasi, ternyata banyak museum augmented reality yang berada di dunia. 

Cara Museum Memanfaatkan Augmented Reality

Museum merupakan tempat bagi turis untuk melihat benda bersejarah. Turis pun ingin mengetahui sejarah dan informasi dari benda yang dipajang. Karena itu augmented reality memiliki berbagai kegunaan bagi museum

Salah satu kegunaan AR yang sering ditemukan di museum adalah sebagai media informasi. Pengunjung dapat memindai artefak menggunakan teknologi tersebut dan mendapat informasi tentang artefak tersebut. Dengan begitu, pengunjung bisa mendapatkan informasi dan sejarah mengenai artefak yang sedang dilihatnya. 

Bahkan museum juga memanfaatkan AR untuk memamerkan artefaknya secara digital dengan augmented reality. Artefak digital berbentuk 3D ini dapat mengeluarkan narasi untuk bercerita pada pengunjung. 

Daftar Museum yang Menggunakan Augmented Reality

Adanya teknologi AR memang membuat museum menjadi lebih hidup. AR memberikan sensasi baru terhadap benda-benda yang ada di museum. Banyak museum yang telah menggunakan augmented reality, siapa sajakah museum tersebut?

Muséum National D’histoire Naturelle

museum paris yang menggunakan augmented reality
Sumber: Jing Culture & Commerce

Muséum National D’histoire Naturelle di kota Paris memiliki sebuah AR Experience yang unik. Museum Augmented Reality ini menampilkan experience bernama Revivre yang berarti untuk hidup kembali. Di museum, kamu akan diberikan kacamata mixed reality Microsoft HoloLens untuk merasakan Revivre.

Revivre mengajak para pengunjung untuk melihat para binatang yang telah punah dalam bentuk hologram. Dengan ini, kamu dapat merasakan sensasi bertemu dan melihat langsung binatang punah seperti harimau Tasmania dan burung dodo.

National Museum of Singapore

story of the forest museum augmented reality singapore
Sumber: Time Out

Museum augmented reality satu ini juga memiliki AR Experience yang tidak kalah unik. National Museum of Singapore memiliki pameran imersif bernama Story of the Forest. Pameran ini berisi 69 koleksi gambar dari William Farquhar Collection of Natural History Drawings. 

Gambar-gambar tersebut kemudian diproyeksikan dengan AR menjadi animasi 3D yang dapat berinteraksi dengan pengunjung. Pengunjung dapat menikmati pameran ini dengan mengunduh aplikasinya di smartphone. 

Penggunaan AR di museum ini bertujuan menyediakan media pembelajaran bagi pengunjung tentang koleksi milik William Farquhar. Sambil berkeliling, pengunjung dapat menambahkan koleksi gambar virtual mereka dengan memindainya. Pengunjung juga dapat mempelajari fakta menarik tentang binatang yang dipindai dengan aplikasi AR tersebut.

Kennedy Space Center

Tidak hanya artefak dan gambar, AR juga dapat memproyeksikan kejadian bersejarah menjadi hidup dalam bentuk 3D. Hal ini dilakukan salah satu wahana pameran museum augmented reality Kennedy Space Center. Museum ini memiliki pameran bernama Heroes and Legend Exhibit yang menggunakan AR.

Kennedy space center sebagai salah satu museum yang menggunakan augmented reality
Sumber : LifeLike

Pameran ini menceritakan kejadian bersejarah di luar angkasa yang terjadi pada Gene Cerman, astronot kapsul Gemini 9A. Gene Cernan merupakan astronot kedua di dunia yang melakukan spacewalk

Saat sedang melakukan spacewalk di tahun 1966, pakaian luar angkasa miliknya menjadi terlalu panas. Hal ini mengakibatkan Gene berputar-putar di luar angkasa tidak terkendali. Perjuangan Gene untuk kembali ke kapsul luar angkasa Gemini 9 tentu tidak mudah. 

Kejadian yang dialami Gene kemudian didokumentasikan pada Heroes and Legend Exhibit menggunakan teknologi augmented reality. Dengan menggunakan hologram AR, pengunjung dapat melihat proyeksi dari Gene di luar angkasa diatas Gemini 9. 

Pengunjung dapat merasakan perjuangan Gene saat ia tengah berusaha kembali ke Gemini 9. Bahkan untuk menambah sensasi seru, Gene juga mengisi narasi untuk wahananya ini. Seru bukan!

Lihat juga: Yuk Kenalan dengan Effect House, Platform AR Terbaru dari TikTok!

Itulah beberapa museum yang menggunakan teknologi augmented reality. Tentu penggunaan AR tidak hanya untuk museum. Tertarik untuk mencari tahu pemanfaatan teknologi AR lainnya? Atau kamu ingin update seputar perkembangan AR? Yuk baca di sini!

Inilah Museum yang Memanfaatkan Augmented Reality

Billy Nurfaudzi

A startup enthusiast who writes out of curiosity. My deepest appreciation and thanks for those of you who read this article. May you have a good day!

Related Content