Saat membicarakan augmented reality (AR), banyak yang mengaitkannya dengan game Pokemon GO. Kini, memperluas persepsi kita tentang AR, karena pertumbuhan AR kini jauh hanya sekedar game smartphone. Tapi, sudah makin banyak hal yang menggunakan AR, mulai dari pelatihan, simulasi, hingga promosi.

Pertumbuhan AR ditandai dengan banyak hal, seperti banyaknya perangkat, aplikasi AR, hingga perusahaan-perusahaan yang fokus pada produk atau layanan AR. Banyaknya perusahaan yang fokus mengembangkan AR menjadi bukti bahwa AR menyimpan peluang bisnis yang sangat prospektif. Bagaimana kelanjutannya?

lihat juga: “Fakta Penerapan AR di Asia

Gebrakan Snap.Inc

Foto oleh Thought Catalog dari Pexels

Salah satu perusahaan yang kini berfokus pada AR adalah Snap.Inc. Hal ini dibuktikan dengan peluncuran prototipe Spectacles terbaru. Perangkat ini dilengkapi dengan komponen AR WaveOptics seharga lebih dari $500 juta. Dengan perangkat ini, berbagai brand dapat terhubung hingga ke 200,000 perancang pengalaman AR.

Selain itu, Snap.Inc masih berencana untuk menambahkan fitur gestur dan pengontrol suara pada katalog produk. Misalnya, pada produk baju yang bisa dicoba secara virtual dengan AR. Suara aksesoris dan gesture memakai baju jadi lebih nyata.

Facebook Tak Mau Ketinggalan

Foto oleh Tobias Dziuba dari Pexels

Setali tiga uang dengan Snap, Facebook Inc. juga tak mau ketinggalan dengan AR wave ini. Perusahaan mana yang mau melewatkan kesempatan bisnis sebesar ini? Tentu tidak ada bukan. Nah, Facebook mewujudkan komitmennya mengembangkan AR dengan mendedikasikan lebih dari 6.000 karyawan yang bertugas khusus untuk handling project VR AR.

Sebagai perusahaan pelopor media sosial, keputusan Facebook bisa dibilang sangat cemerlang. Mengingat media sosial kini jadi pusat gaya hidup penggunanya. Banyak fitur yang bisa dikembangkan dengan VR AR. Filter? Perangkat? Atau apapun? Bisa diwujudkan dengan sumber daya yang sudah didekasikan.

Apple pun Ikut Mengembangkan Perangkat AR

Foto oleh MockupEditor.com dari Pexels

Siapa sih yang tidak kenal dengan Apple? Meski bukan produk gawai yang paling banyak dipakai, Apple selalu menjadi pionir yang menghadirkan teknologi terdepan. Selain teknologi mutakhir, perangkat Apple juga terkenal dengan desainnya yang seamless, mulus, dan bernilai seni. Mulai dari komputer, laptop, smartphone, headset, hingga Apple Glass yang berteknologi AR.  

Dengan mengikuti pertumbuhan AR, perangkat Apple yang bernama Apple Glass dapat menyajikan data, grafik, hingga informasi menarik lainnya. Tim Cook, CEO Apple mengatakan bahwa penerapan teknologi Augmented Reality dapat memberikan konteks dalam berkomunikasi.

Lihat juga:  “Apple Glass: Wujud Komitmen Apple untuk AR”

Salah satu contohnya adalah penampilan grafik saat berdiskusi, presentasi, bahkan berbicara santai sambal minum kopi. Sebuah terobosan mutakhir dalam dunia teknologi. Bukan tidak mungkin di masa depan, kita tidak perlu repot membawa laptop untuk mempresentasikan seluruh konsep-konsep kita. Cukup dengan kacamata Apple berteknologi AR, kita sudah berpresentasi dengan gaya.


Inovasi jadi kunci dalam menangkap peluang bisnis. Dengan cara, ide, hingga sumber daya masing-masing, semunya perusahaan di atas berusaha mengikuti tren AR atau AR wave. Dari kesekian perusahaan, manakah yang akan paling populer?

Dapatkan Virtual Reality & Augmented Reality Terbaik untuk Bisnis Anda

Konsultasi gratis dari Smarteye untuk kebutuhan VR dan AR Bisnis anda.

Write a Comment

Konsultasi Gratis, untuk Anda

Beragam fitur Virtual dan Augmented Reality telah kami sediakan untuk berbagai tujuan dan kebutuhan. Ketahui mana yang terbaik untuk anda secara cuma-cuma.