Badan Sakit karena Olahraga? Ternyata Bisa Diminimalisir dengan Virtual Reality, Lho!

Badan Sakit karena Olahraga? Ternyata Bisa Diminimalisir dengan Virtual Reality, Lho!

Apakah kamu pecinta olahraga? Atau sedang ingin mulai rutin berolahraga? Kini, kamu bisa gunakan teknologi virtual reality (VR) dalam kegiatan olahraga. Ada berbagai simulasi VR yang dikembangkan untuk membantu meningkatkan kebugaran tubuh. 

Bukan hanya untuk bersenang-senang, kamu benar-benar bisa merasakan dampak nyata pada tubuh. Ingin tahu bagaimana penerapannya? Artikel ini akan membahas seputar VR olahraga dengan lengkap. Simak di bawah ini!

Kurangi Rasa Sakit Saat Olahraga

Menurut penelitian School of Engineering and Digital Arts (EDA), menggunakan headset VR saat berolahraga dapat mengurangi rasa sakit dan meningkatkan durasi aktivitas yang dilakukan. Penelitian yang dipimpin oleh Maria Matsangidou ini melihat efek VR saat olahraga. Penelitian ini mengukur detak jantung, intensitas nyeri, kelelahan yang dirasakan beserta durasinya dan tingkat kesadaran tubuh.

Untuk penelitian ini, para peneliti memonitor 80 orang yang melakukan rangkaian isometric bicep curl seberat 20% dari jumlah maksimum beban yang sanggup mereka angkat. Peserta dipecah menjadi dua grup. Grup non VR diminta untuk mengangkat beban dan ditempatkan di ruangan berisi kursi, meja, dan alas yoga. 

Di lain sisi, grup VR ditempatkan di ruangan yang sama dengan kelengkapan alat yang sama. Namun, mereka dipakaikan headset VR dengan proyeksi visual yang mirip dengan lingkungan asli, termasuk visual beban. Kedua grup diberikan jumlah beban yang sama pula.

Grup dengan bantuan VR terbukti merasakan rasa sakit yang lebih sedikit dengan intensitas rasa nyeri 10% lebih rendah. Durasi ketahanan olahraga grup VR juga lebih lama dua menit dengan detak jantung yang lebih rendah. Berdasarkan penelitian ini, VR dalam olahraga dapat menjadi cara yang efektif untuk mendorong minat olahraga masyarakat. 

Jika kamu kurang aktif bergerak, VR dapat meminimalisir rasa sakit akibat olahraga. Jadi, kamu tidak perlu takut lagi untuk mulai rutin beraktivitas.

Lihat juga: “9 Tools VR AR untuk Edukasi”

Latih Pernapasan dengan VR

VR olahraga yang interaktif dapat membantu penggunanya memusatkan perhatian dengan baik. Stimulasi eksternal dalam lingkungan sensorik yang imersif dan realistis dapat membantu mengurangi rasa sakit saat beraktivitas fisik. 

Jumlah perhatian yang dialihkan saat merasakan sakit dapat memodulasi persepsi rasa sakit tersebut. Keterlibatan perhatian visual dan pendengaran pada VR dapat mengurangi perhatian yang terpusat pada rasa sakit.

Studi dari Journal of Medical Internet Research membandingkan pola aktivasi otak pada individu saat melakukan praktik pernapasan tradisional secara sadar dengan praktik pernapasan melalui bantuan VR. Hasilnya, metode pernapasan meditasi dengan VR dapat menurunkan sensitivitas rasa sakit. 

Bedanya, teknik pernapasan standar memfokuskan pikiran pada sensasi internal. Sementara teknik pernapasan dengan bantuan VR mampu mengurangi rasa sakit dengan memfokuskan perhatian pengguna pada sensasi eksternal.

Tak Perlu Takut Cedera Lagi

Selain dapat mengurangi rasa sakit, VR untuk olahraga juga dapat meminimalisir risiko cedera. Hasil studi dari EDA juga menunjukkan tidak ada akibat PBC atau private body consciousness yang signifikan pada pengguna VR. 

Studi ini menyatakan bahwa orang dengan tingkat PBC tinggi cenderung lebih sadar dengan kondisi tubuh dan memiliki kemungkinan cedera lebih tinggi. Bagaimanapun, studi menyimpulkan bahwa simulasi VR efektif dalam mengurangi efek cedera terlepas dari tingkat PBC penggunanya. 

Dengan demikian, kemajuan yang ditunjukkan pengguna VR menyimpulkan bahwa cara ini dapat memotivasi orang yang ingin berolahraga, namun khawatir cedera. Maria berkata, “Data menunjukkan bahwa teknologi virtual reality bisa meningkatkan performa selama olahraga berdasarkan beberapa kriteria. 

Ini bisa diterapkan kepada siapa pun, mulai dari yang sesekali olahraga sampai atlet profesional.” Jadi, VR untuk olahraga bukan hanya bisa dipakai orang awam dan pemula, namun juga bisa untuk gym hingga pelatihan atlet profesional ya. 

Terukurnya Detak Jantung Saat Berolahraga

Berdasarkan penelitian International Journal of Environmental Research and Public Health, berolahraga dengan Virtual Reality dapat memberikan peningkatan beban fisik dan terukurnya detak jantung. Terukurnya detak jantung dilacak melalui sensor gerakan saat berolahraga melalui VR. 

Tetapi, pengukuran detak jantung tidak bisa digunakan sebagai indikator pembakaran energi yang efektif saat menggunakan VR untuk berolahraga. Hal ini dikarenakan pembakaran energi baru dapat berjalan maksimal jika menggunakan alat bantu beban tambahan. 

Dengan terukurnya detak jantung saat berolahraga dengan VR, hal ini merupakan respon yang normal dan alami dari tubuh manusia. Tentunya respon tersebut dapat memberi manfaat dalam meningkatkan oksigen dalam tubuh. 

Meningkatnya kadar oksigen dalam tubuh dapat membantu peningkatan aliran darah dan membantu melatih pernafasan yang lebih fokus. Sehingga, saat kamu berolahraga dengan VR, kamu tetap dapat mengukur denyut jantung di aplikasi.

Contohnya seperti VR Health Exercise Tracker, yang merupakan sebuah aplikasi olahraga VR yang bisa menghitung pembakaran kalori akurat dari detak jantung. Menarik bukan aplikasi VR olahraga ini? Tertarik mencoba?

Kini, kamu sudah tahu manfaat simulasi VR untuk olahraga. Lingkungan virtual berbasis 3D dapat memberikan kesan olahraga yang menarik dan berbeda dari biasanya. Simulasi VR untuk olahraga bisa kamu coba melalui beberapa aplikasi VR fitness games. Berikut diantaranya:

Pilihan Game dan Aplikasi VR Olahraga yang Seru

FitXR

FitXR merupakan aplikasi fitness yang dirancang oleh pakar kebugaran untuk melatih tubuh. Aplikasi ini meliputi latihan tinju, menari serta high-intensity interval training atau HIIT. Latihan ini dapat kamu jadikan rutinitas olahraga sehari-hari.

VR Olahraga FitXR
Foto oleh The Manual

Ada lebih dari ratusan kelas yang bisa kamu pilih pada aplikasi ini. Lingkungan virtual yang ditawarkan juga beragam agar tidak bosan. Kamu bisa ikut pelatihan HIIT di studio ataupun di puncak tebing yang memukau. 

Tak hanya suasana, pilihan musik untuk olahraga juga beragam. Kamu bisa lebih aktif saat berolahraga dengan iringan lagu Calvin Harris. Menarik bukan?

Supernatural

VR olahraga supernatural
Foto oleh Wired

Jika kamu ingin latihan dengan lebih serius, kamu bisa coba aplikasi Supernatural. Aplikasi ini memiliki program yang lebih terstruktur dan efektif. Ada lebih dari 500 pilihan latihan yang berbeda di lokasi virtual realistis di seluruh dunia. 

Kamu akan dibantu dengan pelatih virtual untuk hasil yang lebih maksimal. Menariknya lagi, kamu bisa sesuaikan tingkat kesulitan kelas dengan kemampuanmu.

Pada dasarnya, latihan fisik dengan Supranatural bersifat musikal yang memadukan gerakan tubuh dengan alunan lagu. Kelas utama dari aplikasi VR olahraga ini ialah Flow Classes

Kamu akan merasakan gerakan seiring alunan lagu dengan intensitas tinggi. Tentunya, gerakan ini efektif untuk membakar kalori ya!

Holofit

VR Olahraga Holofit
Foto oleh Holodia.com

Aplikasi VR olahraga Holofit dapat memfasilitasi aktivitas berlari, bersepeda hingga mendayung di dunia virtual. Misalnya, kamu bisa bersepeda dengan sepeda statis di rumah. 

Kemudian, aplikasi VR ini bisa membawamu seolah benar-benar bersepeda di hutan bebas bahkan ruang angkasa. Holofit dapat mengubah latihan kardio yang sebelumnya membosankan dan monoton menjadi jauh lebih menyenangkan.

Synth Riders

Kalau kamu suka berdansa, kamu bisa gerakkan tubuh dengan aplikasi Synth Riders. Aplikasi berbasis dance-action VR rhythm game ini mengajakmu berdansa sambil membakar kalori. Kamu akan diajak mengikuti berbagai koreografi seru. 

Tanpa disadari, kamu akan larut dalam alunan musik. Ada fitur multi pemain yang memungkinkan kamu untuk bermain bersama teman. Pilihan soundtrack juga beragam ya.

Space Pirate Trainer

Olahraga di rumah tak harus membosankan. Kamu bisa melatih fisikmu sambil memainkan game seru. Aplikasi VR olahraga Space Pirate Trainer bisa kamu jadikan pilihan. 

Saat memainkan game ini, kamu dapat melakukan gerakan seperti berjongkok, berlutut hingga menghindari tembakan laser. Space Pirate Trainer dapat melatih seluruh tubuhmu dengan gerakan aerobik yang seru dengan tema luar angkasa. Kamu bisa memainkan game VR ini dengan perangkat Quest atau Rift.


Itulah dampak VR untuk olahraga dan berbagai pilihan aplikasi yang bisa kamu coba. Kalau kamu tertarik dengan teknologi ini, kamu bisa ketahui lebih banyak informasi terkait virtual reality dengan kunjungi situs smarteye.id. Caranya mudah, hanya perlu klik di sini ya!

Badan Sakit karena Olahraga? Ternyata Bisa Diminimalisir dengan Virtual Reality, Lho!

Nada Syafira

Jakartans who writes in exchange for mouth-watering delicacies by weekdays. A whimsical wanders who travels by weekend.