logo

Wujudkan Bangunan Impian dengan Bantuan Teknologi Konstruksi

Wujudkan Bangunan Impian dengan Bantuan Teknologi Konstruksi

Teknologi dibuat untuk memudahkan pekerjaan manusia. Di era digital seperti ini, perkembangan teknologi kian maju sehingga bisa membawa dampak baik di berbagai industri, termasuk industri konstruksi. Artikel ini akan membahas secara detail seputar teknologi konstruksi untuk mempermudah kerja bangunan. Simak lebih lanjut di bawah ini!

Apa yang Dimaksud dengan Teknologi Konstruksi?

Ada berbagai macam jenis teknologi yang bisa memudahkan pekerjaan dan mewujudkan kenyamanan pengguna. Lantas, apa yang membedakan teknologi konstruksi dengan teknologi lainnya ya? Penerapan teknologi dalam bidang konstruksi meliputi ilmu yang digunakan untuk mempermudah proses pembangunan sarana dan prasarana.

Teknologi konstruksi digunakan dalam berbagai proyek konstruksi bangunan, termasuk pembuatan jembatan, rel kereta api, rumah tinggal, dan proyek pembangunan lainnya. Sebelum adanya teknologi ini, kegiatan pembangunan membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama karena ketiadaan alat pertukangan yang canggih. Perkembangan teknologi konstruksi mengubah cara kerja yang bersifat sederhana dengan bahan, alat, maupun proses kerja yang lebih efektif.

Jenis-jenis Teknologi Konstruksi

Dilansir dari Kompas.com, rangkaian proyek konstruksi merupakan kegiatan yang saling berkaitan dalam meraih suatu tujuan dengan biaya, mutu, dan kurun waktu tertentu. Ada beberapa hal yang diperlukan dalam melaksanakan proyek konstruksi, seperti sumber daya manusia, material bangunan, peralatan mesin, metode pelaksanaan, informasi, uang, dan tentunya waktu.

Kegiatan konstruksi juga terbagi menjadi berbagai jenis ya. Pelaksanaannya berbeda mengikuti tujuan pembangunan. Berikut jenis-jenis proyek konstruksi yang perlu kamu ketahui:

Proyek Konstruksi Bangunan Perumahan

Jenis teknologi konstruksi yang pertama adalah proyek bangunan perumahan. Proyek perumahan atau permukiman biasanya meliputi bangunan seperti hunian, rumah tinggal, hotel, apartemen, vila, dan juga kompleks pemukiman. Proses pembangunan ini biasanya dilakukan secara massal maupun pribadi. Penataan ruang dan lingkungan pada proyek konstruksi jenis ini perlu diperhatikan sedemikian rupa dengan mempertimbangkan perkembangan di masa mendatang.

Pengerjaan proyek konstruksi bangunan perumahan ini perlu direncanakan secara matang karena menyangkut penyediaan fasilitas dan jaringan infrastruktur. Diantaranya adalah proyek jalan, koneksi telepon, air bersih, listrik, dan sarana lainnya. Penataan sistem pembuangan tentu juga perlu diperhatikan ya.

Proyek Konstruksi Gedung

Berbeda dengan konstruksi perumahan, pembangunan proyek konstruksi gedung perlu memperhatikan penataan fasilitas yang berbeda. Contohnya seperti penyediaan hydrant, lift, juga alat pemadam kebakaran. Pembangunan proyek gedung biasanya meliputi gedung perkantoran, kampus, pusat perbelanjaan, dan bangunan serba guna lainnya.

Konstruksi bangunan
Foto oleh Zurich

Proyek ini merupakan tipe pekerjaan yang banyak dilakukan guna memfasilitasi kebutuhan umum. Pada pengerjaanya, proyek bangunan gedung menekankan pada pertimbangan konstruksi, penggunaan teknologi praktis, dan juga mematuhi peraturan pembangunan di lingkungan setempat. Proyek ini tentunya disesuaikan dengan tujuan pembangunan gedung ya.

Proyek Konstruksi Teknik Sipil

Hal utama yang membedakan proyek konstruksi teknik sipil dengan proyek lainnya ialah tujuan pembangunannya. Biasanya, perencanaanya dilakukan oleh pemerintah, baik di tingkat nasional maupun di tingkat kabupaten atau daerah. Teknologi konstruksi teknik sipil tidak mengambil keuntungan yang banyak dan lebih mengutamakan pelayanan masyarakat.

Elemen desain dan pertimbangan hukum menjadi penting dalam teknologi konstruksi teknik sipil. Jenis proyek konstruksi ini umumnya meliputi pembangunan pembangkit listrik, jalan raya, rel kereta api, bendungan, pertambangan, dan proyek lainnya yang bisa dinikmati khalayak umum. Tentu, teknologi konstruksi diperlukan untuk bisa memfasilitasi semua kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, seperti pengadaan fasilitas khusus penyandang disabilitas, ibu hamil, dan lansia.

Proyek Konstruksi Bangunan Industri

Tingkat kesulitan dalam membangun proyek konstruksi bangunan industri bisa dianggap lebih tinggi dibandingkan proyek bangunan lainnya. Teknologi konstruksi industri ini membutuhkan keahlian khusus, terutama saat merencanakan desain dan konstruksinya. Penataan struktur bangunan perlu disesuaikan dengan jenis pabrik yang ingin dibangun.

Bangunan industri bisa diciptakan oleh perusahaan dari industri besar seperti perusahaan minyak, farmasi, kimia, hingga otomotif. Tentu, komponen teknologi konstruksi untuk membangun pabrik mobil dengan pabrik gula berbeda ya. Oleh karena itulah, proyek pembangunan industri tidak bisa dilakukan sembarang orang dan memerlukan ilmu khusus dari tenaga ahli.

Fugsi Teknologi Konstruksi

Setelah mengetahui pengertian dan berbagai jenis-jenis teknologi, mungkin kamu sudah bisa menyimpulkan manfaat dari teknologi konstruksi. Sederhananya, fungsi teknologi konstruksi adalah untuk membantu membuat desain dan menghadirkan cara kerja yang lebih efektif. Berikut berbagai fungsi lainnya yang perlu kamu ketahui:

Mempermudah Pengambilan Keputusan

Teknologi konstruksi menghadirkan berbagai peralatan canggih untuk para desainer, kontraktor, dan arsitek dalam membuat desain bangunan. Teknologi ini juga bisa dimanfaatkan untuk memperkirakan seberapa banyak tenaga kerja, material, dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proyek. Hipotesis ini dapat mempermudah para pekerja dalam mengambil keputusan yang paling efektif dan mengurangi resiko kerugian materil.

Meningkatkan Produktivitas

Fungsi teknologi konstruksi artificial intelligence (AI) dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja proyek. Data real-time bisa direkam secara otomatis untuk memantau proses pembangunan. Tak hanya itu, drone juga bisa digunakan untuk memantau pekerjaan di lapangan untuk melihat apakah perubahan strategi dan desain perlu dilakukan seiring berlangsungnya pengerjaan proyek.

Meningkatkan Keselamatan Kerja

Lingkungan kerja konstruksi bisa menjadi tempat yang cukup berbahaya. Tempat kerja konstruksi biasanya meliputi alat berat, mengharuskan bekerja di tempat sempit, maupun memantau progres kerja dari atas gedung tinggi. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, hal ini tentu bisa diminimalisir.

Pelatihan khusus perlu diberikan kepada para pekerja agar lebih memahami peraturan yang berlaku. Simulasi menggunakan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) bisa menjadi pilihan. Dengan teknologi konstruksi AR maupun VR, pekerja tidak perlu terpapar resiko kecelakaan kerja namun tetap memahami peraturan keselamatan dengan detail.

Manajemen Biaya Tenaga Kerja dan Material

Teknologi canggih membantu pencatatan dan perencanaan biaya proyek menjadi lebih terstruktur. Desain keuangan dan pertimbangan belanja dicatat dengan jelas dalam managemen proyek konstruksi dari waktu ke waktu. Tak hanya perlu menghemat biaya ya, pencatatan yang efisien juga penting untuk menghindari biaya tak terduga selama pengerjaan proyek.

Sudah banyak teknologi perangkat lunak yang bisa digunakan oleh perusahaan. Tim manajemen bisa dengan mudah mencatat sumber daya, melihat biaya bahan, tarif pekerja per jam, dan berapa banyak waktu yang diperlukan untuk mengerjakan suatu kegiatan. Detail ini bisa perusahaan gunakan untuk mengambil keputusan yang lebih baik pula.

Macam-macam Teknologi Konstruksi

Perkembangan teknologi konstruksi melahirkan berbagai inovasi canggih yang bisa dimanfaatkan untuk membangun sarana dan prasarana. Kemajuan teknologi konstruksi digabungkan dengan ilmu pengetahuan yang semakin kaya menciptakan proses kerja yang lebih baik. Berikut beberapa contoh teknologi konstruksi yang bisa kamu manfaatkan untuk berbagai jenis pekerjaan bangunan:

Drone

Mungkin kamu sudah tidak asing dengan gadget drone. Untuk membantu pekerjaan konstruksi, drone bisa membuat lanskap situs proyek secara akurat dan memindai struktur lokasi untuk mengidentifikasi kebutuhan material yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia. Pemindaian berbasis 3D bisa mempercepat waktu yang dihabiskan untuk memeriksa lokasi, mengukur luas lahan, memantau progres proyek, dan lainnya.

Pencetakan 3 Dimensi

Teknologi Konstruksi 3D Printer
Foto oleh dailymail.co.uk

Tahukah kamu, ada alat yang bisa mencetak berbagai bentuk bahan dan material yang digunakan untuk konstruksi bangunan? 3D printer bisa menghadirkan benda tiga dimensi berdasarkan desain digital. Pencetakan ini melibatkan berbagai material seperti plastik, beton, pasir, kayu, hingga baja.

Pencetakan 3D bisa membantu arsitek membuat maket lebih cepat dengan kualitas yang lebih baik pula. Tak hanya itu, mesin pencetak juga bisa menghasilkan produk mebel dan perabot seperti bangku dan meja. Bahkan, teknologi konstruksi 3D bisa mencetak keseluruhan bangunan secara utuh, lho!

Sebagai contoh, Yingchuang Building Technology Co berhasil membangun kantor dari pencetakan 3D di kota Dubai. Mesin berukuran besar dengan bantuan teknologi robotik mencetak bangunan seluas 250 meter persegi. Proses pencetakan ini berlangsung selama 17 hari.

Perangkat Lunak Building Information Modelling (BIM)

Buiding Information Modelling atau BIM adalah perangkat lunak yang mengumpulkan data bangunan. Data-data ini kemudian disusun secara terstruktur hingga mudah diurutkan dan dipahami secara visual maupun numerik. Software ini membantu mensimulasikan bangunan secara digital melalui komputer. BIM menggabungkan aspek geometri, spasial, dan informasi detail seputar proyek bangunan yang saling berkaitan sepanjang masa operasi.

Para tenaga ahli seperti arsitek, surveyor, insinyur dan tim lainnya bisa mendapatkan informasi dari BIM. Informasi terkini terkait pengembangan desain dapat diakses oleh seluruh tim yang terlibat. Teknologi konstruksi berupa perangkat lunak ini tentu berperan besar bagi keberhasilan proyek ya.


Di era industri 4.0, kolaborasi teknologi dan otomatisasi semakin erat dengan kehidupan manusia. Teknologi bisa kamu manfaatkan untuk menghasilkan produk konstruksi yang lebih baik, sesuai dengan tujuan dan fungsi bangunan. Setelah membaca artikel di atas, kira-kira contoh teknologi konstruksi mana yang menarik perhatianmu?

Jika kamu tertarik dengan teknologi konstruksi di bidang sarana dan prasarana, kamu bisa baca lebih banyak informasi dengan kunjungi smarteye.id. Caranya mudah saja, cukup klik di sini. Selamat membaca!

Wujudkan Bangunan Impian dengan Bantuan Teknologi Konstruksi

Nada Syafira

Jakartans who writes in exchange for mouth-watering delicacies by weekdays. A whimsical wanders who travels by weekend.