Jelajahi Dunia dari Rumah dengan Virtual Tourism!

Jelajahi Dunia dari Rumah dengan Virtual Tourism!

Sektor pariwisata menjadi salah satu industri yang juga terkena dampak dari pandemi COVID-19. Penerapan pembatasan sosial berskala besar membuat masyarakat tidak bisa pergi ke kantor, apalagi berekreasi ya. Situasi pandemi ini berdampak terhadap menurunnya kunjungan wisatawan, pemutusan hubungan kerja, hingga mengharuskan para pemilik usaha untuk gulung tikar.

Menurut data dari Organisasi Pariwisata PBB (UNWTO), jumlah kedatangan turis internasional di seluruh dunia menurun hingga 72% pada tahun 2020 lalu. Teknologi hadir mejadi salah satu solusi di situasi sulit seperti ini. Virtual trourism menjadi alternatif kegiatan pariwisata di masa pandemi.

Sebelumnya, sudahkah kamu ketahui apa itu virtual reality tourism? Bagaimana penerapannya? Kira-kira, tempat apa saja ya yang bisa kamu kunjungi dengan inovasi ini? Artikel ini akan membahasnya lebih lengkap. Simak di bawah ini!

Lihat juga: “Virtual Experience Terbaik yang Bisa Kamu Coba!”

Apa itu Virtual Tourism?

Virtual tourism adalah konsep menjelajahi tempat wisata tanpa perlu benar-benar mengunjungi lokasi fisik secara langsung. Tentunya, hal ini bisa terjadi dengan dukungan berbagai perangkat teknologi seperti visual 360 derajat, video tour, augmented reality (AR), virtual reality (VR), dan masih banyak lagi. Dalam industri pariwisata sendiri, teknologi VR adalah yang paling banyak digunakan sebagai alat marketing.

Virtual Tourism
Foto oleh 360stories.com

Virtual reality sendiri bisa diartikan sebagai pengalaman memasuki lingkungan virtual yang didukung oleh teknologi berbasis komputer untuk menciptakan ilusi yang memukau. Sementara itu, virtual tourism dapat diartikan sebagai pengalaman digital dalam sektor pariwisata seperti menonton video promo yang interaktif hingga jalan-jalan ke tempat wisata di dalam dunia virtual. Konsep virtual tour ini dibuat secara artifisial untuk meningkatkan pengalaman liburan para pengguna.

Tipe Virtual Tourism

Ada beberapa jenis virtual tour yang bisa kamu nikmati dengan teknologi ini. Yang pertama ialah virtual tour sebagai alat marketing. Kamu bisa mencoba merasakan pengalaman jalan-jalan terlebih dahulu sebelum membeli tiket.

British Airways menerapkan konsep ini untuk pembelian tiket pesawat kelas bisnis pada penerbangan London City Airport dan New York. Kamu bisa mengintip servis yang ditawarkan sebelum membeli tiket ya. Konsep ini menguntungkan, terlebih saat harga tiket dari suatu perjalanan wisata merogoh kocek yang cukup dalam.

Berikutnya, kamu bisa kunjungi tempat-tempat menarik di seluruh dunia tanpa meninggalkan rumah. Dengan Google Earth, kamu bisa eksplor Sungai Amazon hingga Pyramids melalui dokumentasi Google Camera. Mengunjungi tempat di masa lampau yang direkayasa ulang melalui teknologi juga bisa kamu rasakan, meski tempat itu sudah tidak lagi ada di masa kini.

Google Earth Virtual Tour
Foto oleh Google

Biasanya, tempat yang indah belum tentu bisa kamu kunjungi karena keterbatasan akses pengunjung. Jangan khawatir, dengan virtual tour, kamu bisa pergi ke mana saja termasuk tempat terpencil sekalipun! Bahkan, virtual reality bisa membawamu ke dunia khayalan yang penuh imajinasi, lho!

Virtual Tourism di Seluruh Dunia

Tertarik untuk jalan-jalan dengan tour digital ini? Ada beberapa kota dan destinasi menarik di dunia yang bisa kamu kunjungi dengan virtual tourism. Berikut adalah beberapa contoh destinasi virtual tour di seluruh dunia:

Buckingham Palace, United Kingdom

Tertarik dengan bangunan bersejarah asal Inggris ini? Kamu bisa kunjungi Buckingham Palace dan eksplorasi berbagai elemen bersejarah di dalamnya. Kamu bisa telusuri The Grand Staircase, White Drawing Room, The Throne Room, hingga The Blue Drawing Room secara virtual.

Simak video virtual tourism berikut ini untuk ketahui lebih lanjut:

Catacombes, Paris

Apakah kamu tertarik dengan cerita sejarah yang mencekam? Mungkin kamu bisa coba kunjungi Catacombes di Paris. Perjalanan virtual ini akan mengajakmu berkeliling pada area bawah tanah seluas 11000 meter persegi untuk mempelajari geologi dan arsitektur yang berbeda dari tempat bersejarah pada umumnya.

Menyelam di The Great Barrier Reef

Tak hanya menjelajahi tempat menarik di daratan saja, kamu juga bisa lho jalan-jalan virtual ke dasar laut! Virtual tour dari Wilson Island akan membawamu menyelam ke The Great Barrier Reef. Perjalanan ini juga bisa menjadi alternatif bagi kamu yang tidak mahir berenang di laut ya.

Virtual Tourism di Indonesia

Dalam hal virtual travel, Indonesia tak kalah saing dengan destinasi wisata dunia ya. Ada banyak kota dan tempat menarik di Indonesia yang sudah bisa kamu kunjungi dengan virtual tourism. Berikut beberapa destinasi perjalanan virtual di Indonesia yang bisa kamu jadikan pilihan:

Jelajahi Museum di Kota Surabaya

Surabaya Virtual Tourism akan mengajamu menjelajahi kota Surabaya dari mana saja dan kapan saja. Platform ini menawarkan informasi seputar tempat wisata yang detail dan dikemas dalam pandangan 360 derajat. Kamu bisa bebas eksplorasi kota bersejarah ini dengan nyaman dari rumah.

Destinasi wisata kota Surabaya yang bisa kamu kunjungi diantaranya adalah Museum 10 Nopember, Museum Pendidikan, dan Museum Surabaya. Kedepannya, kamu juga bisa kunjungi Museum Olahraga Surabaya. Nah, kamu bisa pilih destinasi mana yang paling menarik perhatianmu.

Kunjungan Virtual Museum Nasional

Jalan-jalan bukan hanya untuk bersenang-senang ya. Kamu juga bisa manfaatkan virtual tourism ini untuk menambah pengetahuan akan sejarah dan kesenian. Pilihan wisata digital di Indonesia lainnya yang bisa kamu coba dalah virtual tour dari Museum Nasional. Jika kamu tinggal di luar Jakarta, kamu bisa kunjungi museum ini dari kota manapun kamu berada.

Virtual Tourism Museum Nasional
Foto oleh Museum Nasional

Liburan Virtual ke Pulau Dewata

Pariwisata di Indonesia sangat lekat dengan keindahan Pulau Dewata. Mulai dari turis lokal hingga mancanegara tertarik untuk mengunjungi Bali setiap tahunnya. Namun, ada banyak sekali destinsi liburan di kota ini yang mungkin membuatmu kesulitan untuk memutuskan rancangan perjalanan.

Kamu bisa manfaatkan virtual tour Bali untuk lihat destinasi liburan secara virtual. Mulai dari Paluang Cliff, GWK, Tanjung Benoa hinga Blue Lagoon Ceningan dapat kamu nikmati dengan teknologi virtual reality. Hal ini tentu mempermudah perencanaan liburan kamu saat situasi pandemi telah membaik ya!

Manfaat Virtual Tourism

Teknologi virtual reality membawa banyak manfaat termasuk dalam konteks virtual tourism ini. Keuntungan utama yang bisa kamu rasakan dari inovasi ini adalah kebebasan dan fleksibilitas dalam mendapatkan hiburan. Kamu benar-benar bisa menjelajahi banyak tempat dari mana saja.

Virtual Tourism VR
Foto oleh ImmersionVR

Keuntungan lainnya ialah biaya yang tentu jauh lebih murah dibandingkan perjalanan tour lainnya. Kamu hanya perlu perangkat komputer dan perangkat dukungan seperti headset VR. Aktivitas virtual tourism juga banyak yang bisa kamu akses secara gratis, lho!

Tak hanya lebih murah, kamu juga turut membantu pengurangan emisi gas karbon yang dipakai oleh moda transportasi saat jalan-jalan. Keaslian lingkungan juga bisa tetap terjaga karena tempat wisata tidak terjamah manusia secara langsung. Terlebih, tempat wisata juga bisa terbebas dari sampah pendatang ya.

Dampak Virtual Tourism pada Industri Pariwisata

Virtual tourism dapat membuka peluang pariwisata di Indonesia. Sebagai contoh, virtual tour dipakai dalam acara launching JP (Jaringan Pariwisata) Hub di NTT tepat pada hari Bangga Buatan Indonesia di Flobamora. Masyarakat luas bisa melihat potensi pariwisata di Indonesia Timur melalui teknologi VR ini.

JP Hub dihadirkan untuk membantu pemulihan ekonomi nasional dalam bidang pariwisata. Program ini meliputi pelatihan dan pendampingan pelaku pariwisata dalam sektor paket perjalanan, akomodasi, hingga destinasi wisata. Dengan adanya ekosistem digital yang baik, para pelaku UMKM juga diharapkan dapat tumbuh bersama menunjang perekonomian pariwisata nasional di Indonesia ya.


Setelah membaca artikel di atas, apakah kamu tertarik untuk mencoba virtual tourism? Perjalanan virtual ini memang tidak bisa menggantikan liburan secara langsung ya. Namun, virtual tourism memiliki banyak keuntungan yang bisa kamu manfaatkan di era pandemi seperti ini.

Selain virtual tourism, masih ada banyak informasi terkait teknologi lainnya yang disajikan oleh smarteye.id. Kamu bisa baca lebih lanjut hanya dengan klik di sini. Jangan sampai ketinggalan informasinya ya!

Jelajahi Dunia dari Rumah dengan Virtual Tourism!

Nada Syafira

Jakartans who writes in exchange for mouth-watering delicacies by weekdays. A whimsical wanders who travels by weekend.